Popular Post

Popular Posts

Posted by : BentarKun Gaming Senin, 30 Juni 2025

Assalamualikum Wr. Wb.
Halo Gamer ! Selamat Datang di BentarKun Gaming
Saat ini gw akan me-review Game Reverse: 1999 , dikarenakan saya hanya instal di STEAM . Gw hanya akan membahas dalam sudut pandang platform PC. 

Spesikasi Game Reverse: 1999

Untuk minimum spesifikasinya yaitu :

- OS: Windows 10 64bit
- Processor: Intel(R) Core(TM) i5-2300
- Memory: 8 GB RAM
- Graphics: NVIDIA GeForce GTX 1050 2GB
- Network: Broadband Internet connection
- Storage: 20 GB available space
( Dikutip dari steam ,29 Juni 2025 )

Perbandingan dengan spesifikasi komputerku, saat ini

- Untuk Prossesor , saya masih Intel core  i3-550.

Untuk thread masih sama yaitu 4 . Akan tetapi core saya hanya memiliki 2 saja dengan kecepatan dasar hanya 3,2GHz. Sedangkan Intel(R) Core(TM) i5-2300 , mempunyai 4 core dengan kecepatan 2.8 GHz.


- Untuk RAM sudah pasang sampai 16 GB

Minimum RAM yang dibutuhkan sebesar 8 GB. Sebenarnya game ini tak memerlukan ram yang begitu banyak. Untuk file yang aktif di RAM hanya memakai sampai 700 MB saat di home. Dan di Battle sekitar 900 MB. Dan ukuran ini relatif bisa bertambah maupun berkurang.



- GPU AMD Radeon HD 5700

GPU yang disarankan sudah support DirectX 12 , dengan VRAM 2GB GDDR5 dan watt 75. Sedangkan GPU saya hanya support DirectX 11 , VRAM 1 GB GDDR5 dan watt lebih boros yaitu 108W.


- Penyimpanan file game di HDD
Agak lambar ,jika dibandingkan dengan menyimpan di SSD.
Untuk saat ini 29 Juni 2025 , Game Reverse: 1999 memiliki full size 17 GB


- Monitor 720p
Dengan layar 720p dapat memainkan Reverse:1999 tanpa membebani spesifikasi komputer untuk menjalankan game.

Kesimpulannya , dengan spesifikasi yang sudah terlalu tua. Masih dapat memainkan Reverse:1999 di layar 720p. Dan masih direkomendasikan rata kanan oleh pengaturan game.


Gameplay Reverse: 1999

Game ini memiliki tema london dengan latar waktu di abad 20an. Untuk gameplay utama menghadirkan dalam segi 2D , dilengkapi Live2D di sebagian fitur. Tempat dibuat semi 3D , memberi kesan terhadap gambar 2D terasa lebih hidup. Serta , kartu skill acak untuk karakter beraksi.


  1. AUTO , game ini menyediakan fitur otomatis untuk memilih kartu acak yang tersedia.
  2. Kartu-kartu kemampuan , jika kamu bermain secara manual . Bisa mengeser kartu agar menggabungkan kartu yang memiliki rate bintang sama untuk menambah bintang.
  3. Kemampuan tambahan, fitur ini dapat digunakan jika manual. Seperti menambah bintang pada lartu yangditargetkan.
  4. Pemilihan target monster, jika kamu memainkan secara manual dapat memilih target. 
Untuk kalian yang mengharapkan pertarungan yang lebih menantang, developer Bluepoch sering kali menambahkan tantangan manual pada story maupun panduan. Terkadang juga membutuhkan karakter tertentu untuk mengalahkan musuh. Saya saja , masih stuck story untuk mem-build karakter dengan debuff freeze.

Story Reverse: 1999


Beberapa event menyediakan trailer khusus. Meskipun tidak dengan gaya Anime , maupun 3D secara khusus. Dan transisi antar gerakan ,cukup terlihat. Seni dalam mengilustrasikan karakter ,sangat memuaskan bagi saya. Terlebih lagi untuk suara-suara, memang lebih direkomendasikan menggunakan headset agar lebih menikmati cerita yang dibawakan. 

Seiyuu Karakter Reverse: 1999

Dikke ( VA Kawasumi Ayako )
6 ( VA Nakamura Yuichi )

Satsuki ( VA Tōyama Nao ) 


Untuk para pengisi suara JP , beberapa karakter tidak asing didengar olehku. Seperti Dikke disuarakan oleh Kawasumi Ayako , merupakan pengisi SABER di Fate. Kemudian , ada 6 disuarakan oleh Nakamura Yuichi. Mengisi Gojo pada Jujutsu Kaisen juga. Dan contoh lain , seperti Satsuki. Disuarakan oleh Tōyama Nao , mengisi Mika di Blue Archive. Bagi yang pernah melihat meme Mika yang mukulin sensei pakai wajan. Ulti dari Satsuki mengingatkan hal itu XD. 

Sekian , postingan Review Game Reverse: 1999 STEAM PC .
Terima kasih sudah berkunjung.
Sampai jumpa,
Wassallamualaikum Wr. Wb.

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

- Copyright © BentarKun Gaming - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -